JKT 489

Hari ini, tepat 22 Juni.
Ibukota negeri ini genap berusia 489 tahun. Bukan umur yang muda lagi, kota ini telah berkembang sedemikian rupa sejak awal ia ada.
Kota Jakarta. Kota yang indah, mewah, megah dengan segala carut marut di dalamnya. Kemacetan tanpa henti, banjir kiriman tiap tahun, kriminalitas yang sulit dihindari, dan masalah-masalah lain yang turut menghiasi kota ini. Tak hanya masalah, banyak pula berkah. Kota yang selalu menarik orang-orang yang tergiur kemewahan ibukota untuk mengadu nasib, mengenyam pendidikan, atau berakhir menjadi pengangguran yang menambah beban.

Kota ini pula, saksi sejarah kehidupanku. Seorang gadis yang kini berusia 18 tahun.

Tak terasa, 18 tahun sudah kota Jakarta menyaksikan kehidupanku. Dari lahirnya aku, mulai bertumbuh, bersekolah, hingga kini tamat dari SMA.
Kini aku akan memasuki jenjang yang lebih tinggi, kuliah.

Namun sayangnya, dengan masuknya aku ke jenjang ini, merupakan pertanda aku harus segera pergi dan berpisah.

Seperti yang mungkin kalian tahu di postku sebelumnya, aku kini berkuliah di sebuah universitas di Jatinangor, Jawa Barat, yang bercirikan jaket biru dongker, sama dengan orangtuaku yang merupakan alumni di universitas yang sama beberapa tahun silam.
Artinya aku akan meninggalkan kota ini dan berpindah. Sebentar lagi aku tak akan tinggal disini lagi.

Perpisahan memang sedih, bahkan berpisah dari kota tempat tinggalku selama ini.

Di kota ini, aku bertemu sahabat, keluarga, bahkan cinta pertamaku dulu. Kisah-kisah indah terukir disini. Ya, Jakarta adalah saksi bisu dari kisah-kisah itu.

Jakarta, kemanapun nanti aku pergi, kau akan selalu teringat. Tempatku lahir, tinggal, menghabiskan masa muda hingga masa remaja menjelang dewasa ini.

Jakarta, terima kasih atas “keras” yang kurasakan selama mengarungi kehidupan disini. Semua berguna dan menjadi pelajaran agar aku kuat menghadapi tantangan di depan mata.
Ungkapan “Jakarta keras” memang nyata, tapi itu semua semata-mata agar kita kuat dalam menghadapinya.

Dan terakhir, dirgahayu yang ke 489 untukmu. Jadilah kota yang terbaik, sejahtera, aman, dan nyaman, ibukota tercinta bagi negeri Indonesia.

Jakarta, 22 Juni 2016.

Advertisements

3 thoughts on “JKT 489

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s